Landmark Ikonik di Kota Sofia

Landmark Ikonik di Kota Sofia

Bulgaria adalah permata di Eropa Timur, yang disebut rumah untuk barisan pegunungan dan berbagai Landmark Ikonik yang berada di Kota Sofia.

Pegunungan Balkan, Rila, Pirin, dan Rhodope sebagai latar prima untuk beberapa kota tradisionil Bulgaria. Beberapa kota ini kaya peninggalan budaya, pegunungan yang cantik, dan surga untuk orang berjalan kaki.

Bulgaria telah dihuni beratus-ratus tahun lama waktunya, gereja-gereja kuno, dan benteng-benteng istimewa yang masih berada di semua negeri, ialah pengingat untuk cerita unik Bulgaria. Dimulai dari Romawi kuno, Kekaisaran Ottoman, sampai jadi negara demokratis saat ini.

Landmark Ikonik di Kota Sofia

Sofia adalah ibukota Bulgaria yang mempunyai narasi riwayat panjang yang susah. Salah satunya contoh yang fantastis ialah gereja yang sepanjang beberapa era pernah diubah fungsikan selaku mushola.

Baca Juga: Landmark Ikonik di Kota Sofia

Telusuri kota Sofia, pelancong akan disongsong dengan bangunan-bangunan berpenampilan arsitektur ciri khas Soviet yang memikat. Kota Sofia bukan hanya selalu mengenai riwayat, tetapi kekayaan alam yang dipunyai kota ini benar-benar mempesona.

Bangunan Khas Pada Kota Sofia

Nah untuk lebih detilnya, berikut sejumlah landmark kota Sofia yang paling iconic dan sayang untuk dilewati.

  1. Alexander Nevski Cathedral

Di ibu-kota Bulgaria, Anda harus berkunjung objek rekreasi yang dikenali selaku Landmark Ikonik Kota Sofia yakni Gereja Alexander Nevski. Nama Alexander Nevski sendiri adalah tsar atau kaisar Rusia yang sukses selamatkan Rusia dari gempuran pasukan Swedia tahun 1240 kemarin. Sekarang gereja katedral yang dibuat di tahun 1904-1912 mempunyai keserupaan dengan bangunan Haghia Sophia dan Blue Mosque yang berada di Turki.

Objek rekreasi Bulgaria ini dapat Anda cicipi dengan gratis semenjak jam 7 pagi sampai 6 sore saja. Tetapi, Anda harus tahu jika pengunjung jangan ambil video atau foto dalam bangunan ruangan gereja Ortodoks ini ya!

Baru disaksikan di luar saja bangunan St. Alexander Nevski Cathedral yang dibuat di tahun 1880-an ini telah menarik perhatian. Bisa memuat seputar 10.000 orang, St. Alexander Nevski adalah katedral paling besar ke-2 di daerah Balkan.

Langit-langit pada cungkup khusus katedral ada lukisan simbol Tuhan Yang Maha Esa. Saat itu, ruangan bawah tanahnya dipakai untuk simpan koleksi beberapa benda penting.

  1. Sofia Church

St. Sofia Church telah berdiri semenjak jaman Bizantium. Saat berkunjung St. Sofia Church pelancong bisa pusara yang umurnya lebih dari 1500 tahun.

Dahulu, saat Bulgaria ada di bawah kekuasaan Ottoman, gereja ini ialah satu mushola saat sebelum ditinggal sesudah ada musibah gempa bumi tahun 1800-an.

Sofia mempunyai riwayat yang kaya, tapi masih berjiwa muda. Pusat perkotaan yang sesak penuh dengan puing-puing, dan landmark monumental yang mengingati pengunjung dan masyarakat negara akan riwayat panjang. Tapi juga berdiri selaku kiblat untuk seni kontemporer. Anda harus pastikan lawatan ke satu dari banyak galeri atau museum kota sepanjang Anda di Sofia. Disamping itu, ada beberapa taman yang terawat secara baik dalam kota, dan tempat pendakian asli di luarnya, diantaranya Mt.Vitosh, dengan ketinggian 2000 mtr. di permukaan laut, yang tawarkan panorama mengagumkan dari danau disekelilingnya. Bila Anda berkunjung Bulgaria, Anda terang harus menyaksikan Sofia!

  1. George Rotunda

Landmark Ikonik Kota Sofia lainnya St. George Rotunda adalah bangunan gereja kuno paling tua di kota Sofia yang dibuat memakai bata merah. Dalam gereja ada lukisan dinding era tengah yang digambar oleh Ottoman waktu gereja ini diubah fungsikan selaku mushola di tahun 1600-an. Saat itu, dibagian luar ada batu-batuan ubin ciri khas Romawi dan sisa-sisa warisan Serdica Kuno.

  1. Banya Bashi Mosque

Objek rekreasi Bulgaria yang berada di kota Sofia ialah Banyak bashi Mosque. Warisan periode Ottoman Turki ini adalah salah satu mushola yang dipakai selaku tempat beribadah di Sofia. Arsitektur salah satunya mushola paling tua di Eropa ini ialah Mimar Sinan yang disebut arsitektur Blue Mosque di Istanbul. Anda dapat bertandang ke mushola sekalian nikmati waktu rileks di halaman mushola yang diperlengkapi air mancur dan taman. Janganlah lupa untuk singgah ke Centralni Sofijski Chali atau pasar tradisionil yang bersih dan rapi di muka Banya Bashi Mosque.

Bashi Mosque dibuat di tahun 1586 dengan seorang arsitek Turki namanya Mimar Sinan. Mushola yang cantik ini bisa memuat seputar 700 jemaah.

  1. Vitosha Mountain

Untuk yang menyukai berpetualang dan lakukan aktivitas melawan adrenalin, mendaki ke Vitosha Mountain adalah opsi yang tepat. Berada di barat daya Sofia, Vitosha Mountain mempunyai ketinggian lebih dari 2.200 mtr..

Langkah termudah untuk terhubung tempat ini dengan memakai gondola. Demikian sampai di pucuk Vitosha, kamu akan disongsong dengan keelokan alamnya yang memikat.

  1. Park Vrana

Park Vrana ialah tempat paling tenang di kota Sofia. Taman ini tetap jadi sisi dari halaman rumah punya bangsawan Simeon II yang adalah Tsar Bulgaria dari tahun 1943 sampai 1946.

Park Vrana cuman dibuka untuk umum tiap akhir minggu. Pengunjung dapat mengeksplor semua sisi taman seorang diri atau memakai layanan tour berpemandu. Sayang, pengunjung tidak dibolehkan masuk bangunan tempat tinggal yang istimewa.

  1. Borisova Gradina

Dibuat semenjak tahun 1880, Borisova Gradina adalah taman paling tua di kota Sofia. Pembangunannya digotong oleh Swiss Daniel Neff, Alsatian Joseph Frei, dan Georgi Dutev Bulgaria.

Borisova Gradina tawarkan tatanan letak taman yang cantik dengan situasi yang beri kesegaran. Bila bertandang kesini waktu musim panas datang, pengunjung berpeluang melihat konser musik dengan gratis, lho.

  1. National Historical Museum

National Historical Museum ini berada di sisa tempat tinggal bekas diktator Todor Zhivkov. Ukuran museum ini besar sekali dengan halaman terbuka yang luas. Mempunyai 65.000 koleksi, tetapi yang ditampilkan cuman sepuluh prosentasenya saja.

Koleksinya dimulai dari perlengkapan riset ruangan angkasa era ke-20 sampai harta karun punya Odrysians yang pernah jadi penguasa di Bulgaria saat sebelum dikalahkan oleh bangsa Romawi pada era ke-1.

  1. National Institute of Archaeology

National Institute of Archaeology ialah arkeologi museum di tengah-tengah Sofia, ibu-kota Bulgaria. Ini tempati bangunan sisa mushola Ottoman paling besar dan paling tua di kota, awalannya dikenali selaku Koca Mahmut Paşa Camii. Pembangunannya diawali di tahun 1451 di bawah kepimpinan wazir agung Veli Mahmud Pasha tetapi sebab meninggal dunianya di tahun 1474 mushola itu sudah usai di tahun 1494. Museum ini dibangun selaku substansi terpisah di tahun 1893 sesuai instruksi Museum Nasional.

Museum ini secara sah dibuka dan disahkan di tahun 1905, sebab pada waktu itu seluruh pameran arkeologi yang awalnya tersimpan di semua kota dipindah ke situ, di depan Knyaz Ferdinand dari Bulgaria dan Menteri Pencerahan Ivan Shishmanov.

Beberapa aula tambahan dan bangunan administrasi museum dibuat pada beberapa tahun selanjutnya, yang tetap memakai bangunan batu monumental mushola tua walau keadaannya sering tidak memberikan keuntungan, khususnya kelembapan pada musim panas. Museum ini mempunyai lima ruangan pameran: Balai Pusat, Prasejarah, Era Tengah, Harta Karun, dan pameran sesaat spesial. Diatur oleh Bulgarian Academy of Sciences.

Di bagian khusus bangunan berisi koleksi beberapa benda jaman prasejarah. Sedang sisi aula khusus spesial untuk beberapa barang dari peradaban classic dan tengah. Ada pula koleksi tumpukan emas Thracian yang mengagumkan.

  1. Ivan Vazov National Theatre

Bangunan Teater Nasional di Sofia usai di tahun 1907. Ini direncanakan oleh arsitek Wina F. Fellner dan H. Helmer dan dibuat di situs yang dihuni di tahun 80-an era XIX dengan susunan kayu Teater “Osnova”. Teater ini dinamakan classic – penyair dan penulis Ivan Vazov.

Untuk pembangunan teater baru, Majelis Nasional keluarkan undang-undang mengenai bagiangan dana dan Kotamadya Sofia sediakan medannya.

Bangunan ini direncanakan oleh arsitek Wina Fellner dan Helmer, yang disebut penulis beberapa lusin bangunan teater di beberapa ibukota Eropa dan beberapa kota lain.

Fasad dalam style neoklasik benar-benar mengagumkan, dengan 6 kolom yang menyokong pedimen segitiga, di mana dewa Apollo dikitari oleh renungan seni.

Di tahun 1923, bangunan itu hancur sebab kebakaran, yang cuman bertahan dari façade pusat, tapi bangunan itu dipugar di tahun 1929 oleh arsitek Jerman Martin Dülfer. Selanjutnya di tahun 1974-1976, rekonstruksi besar dari performa asli Teater Nasional dikerjakan dan perombakan signifikan pada interiornya. Bangunan itu dipugar dengan penampilan aslinya di tahun 1976.

Nah, itu landmark kota Sofia di Bulgaria yang memikat untuk didatangi. Bila ada peluang bertandang, tempat yang mana akan kalian datangi lebih dulu?