Imajinasi Terealisasikan di Italia

Berbagai Imajinasi Terealisasikan di Italia

Italia ialah negara yang di berkahi dengan panorama mengagumkan dan kaya peninggalan seni dan budaya dan semua Imajinasi akan Terealisasikan.

Italia mempunyai bermacam keelokan alam unik yang sanggup menganakemaskan mata tiap orang.

Imajinasi Terealisasikan di Italia

Destinasi Wisata Unik Italia

Bahkan juga, beberapa salah satunya nampak benar-benar cantik seperti di negeri dongeng. Dimanapun tempatnya? Baca baik ya di bawah ini.

  1. Civita di Bagnoregio

Italia mempunyai ‘Kota Hantu’ namanya Civita di Bagnoregio. Seperti apakah kemunculannya?

Panggilan ‘kota hantu’ ini mulai terkenal sebab tiga argumen. Pertama, kota ini cuman mempunyai 10 orang warga masih. Saat restaurant dan bar tutup pada sore hari, kota ini ibarat tidak memiliki penghuni.

Baca Juga: Gagal Move on Sama Tempat Wisata di Bali

Ke-2 , terletak yang ada di atas bukit terlihat seperti mengambang. Bukit ini dibuat dari susunan batu vulkanik ciri khas Italia tengah yang tercipta sesudah letusan gunung berapi beberapa beberapa ribu tahun lalu.

Ke-3 , tidak ada sarana umum seperti kantor pos, supermarket, sekolah, atau rumah sakit. Sarana-fasilitas itu tutup beberapa dasawarsa lalu sebab erosi, gempa bumi, dan tanah longsor. Musibah alam ini selanjutnya memaksakan warga di tempat untuk lakukan relokasi ke beberapa kota seputar.

Beberapa situs yang pantas didatangi di kota ini diantaranya sisa-sisa warisan Istana Renaissance, Piazza (lapangan) tempat masyarakat pada zaman itu bergabung dan bergaul dan adalah tempat laga lari keledai, gereja kuno Etruscan, taman Maria di mana beberapa pengunjung bisa melihat panorama di atas bukit, dan gua Etruscan sebagai jalan ke arah Chapel of the Incarcerated (Kapel Penahanan).

Perjalanan ke arah kota hantu ini bisa dilakukan dengan angkutan umum, tetapi akan memerlukan waktu yang lumayan lama sebab harus bertukar beberapa model transportasi seperti kereta dan bis. Karenanya, akan semakin nyaman bila memakai mobil atau tur bis.

Untuk kita warga tropis yang kemungkinan tidak mencintai cuaca dingin, waktu terhebat untuk berkunjung kota hantu ini seharusnya pada musim semi sampai awalnya musim luruh (seputar bulan Mei – September).

  1. Rocca Calascio

Rocca Calascio awalannya dibuat selaku menara pengawas pada era kesepuluh ataupun lebih awalnya, benteng berkembang dalam ukuran dan komplikasi sepanjang waktu periode spesifik, khususnya pada era ke-14 di bawah Leonello de Acclozemora, dan keluarga Medici di akhir era ke-16. Studi sudah memperlihatkan jika itu cuman akan direncanakan, tidak seperti umumnya, untuk menampung garnisun militer, dibanding tawarkan pelindungan dan pelindungan ke warga sipil lokal (kemungkinan beberapa menerangkan kenapa itu adalah situs pertama Perlawanan Tani di 784!). Gempa bumi menghancurkan kronis benteng di tahun 1703, kemudian didiamkan pada kondisi remuk sebab tak lagi mempunyai arah vital. Bisa saja untuk memarkir lumayan dekat dengan benteng.

Seperti banyak rumah perdesaan di Abruzzo, Calascio menanggung derita Stres pada 1950-an dan 60-an, tapi dusun itu, seperti Santo Stefano, saat ini jadi sisi dari project restorasi yang mengagumkan, dengan kontribusi orang – orang Abruzzo-Shire misalkan. Ini tawarkan beberapa bar / cafe nyaman yang sediakan kopi, es cream dan semacamnya untuk mereka yang capek dari mobilisasi tenaga pendakian.

Dari dusun, jalan berkelok mengikut kaki benteng yang mengagumkan, darimanakah pemakaian batu kapur putih untuk membuat susunan (dengan batu yang semakin besar di dasarnya) bisa nampak secara jelas. Jalan setapak ini capai pucuknya di gereja sisi delapan era ke-17 Santa Maria della Pietà, peluang berisi lukisan kreasi seniman 1x warga Calascio, Teofilo Patini (gereja ditutup waktu kami bertandang). Lantas maju dan naik ke benteng tersebut.

Kombinasi batu, kapur dan cakrawala untuk memberi peluang photo yang baik sekali di sini. Sisi paling utuh dari bangunan ini disambungkan oleh jembatan menggantung kayu kekinian (tidak membahagiakan untuk mereka yang menanggung derita vertigo !), Dan dipojokkan oleh empat menara silinder, yang darinya orang bisa mengikut semuanya yang berlangsung di seputar lembah Navelli dan daratan Campo Imperatore.

  1. Reschensee

Danau Reschensee atau yang disebutkan Danau Resia adalah salah satunya danau terunik di dunia. Yang membuat unik ialah ada menara lonceng yang berdiri dan nampak mengapung di tengah-tengah danau itu.

Tidak dengan menyengaja dibuat di tengah-tengah danau, menara lonceng itu dahulunya ialah sisi dari satu kota yang berada pas di mana danau Reschensee saat ini ada.

Ceritanya berawal di tahun 1939, saat perusahaan listrik Montecatini umumkan gagasan untuk membuat satu danau bikinan sedalam 70 kaki. Satu bendungan besar harus dibuat untuk manfaatkan kemampuan alam yang akan dipakai untuk membangun satu pembangkit listrik. Namun, dalam penerapan project itu karena itu satu dusun yang ada di lembah pegunungan Alpen harus terpaksa ditenggelamkam. Dusun itu ialah Graun.

Pembangunan bendungan itu diawali di tahun 1940. Tidak satu orangpun warga di tempat yang sepakat dengan pembangunan danau. Mereka tidak mau kehilangan rumah, tempat perkebunan, dan ternak. Tanah kelahiran dan tempat mengadu nasib yang sejauh ini mereka tinggali harus mereka meninggalkan.

Tetapi project pembangunan bendungan masih berjalan, bahkan juga meskipun Perang Dunia II pernah menggagalkan project ini. Semua masyarakat dusun harus terpaksa tinggalkan rumah mereka, sebab project ini juga telah disepakati oleh pemerintahan.

Saat ini, persisnya lebih dari 1/2 era selanjutnya, tempat ini jadi tujuan rekreasi. Waktu air membeku pada musim dingin, pelancong dapat mengunjungi menara di tengah-tengah danau ini dengan berjalan kaki.

Mereka yang tempat tinggalnya terbenam di danau ini juga masih simpan ngilu di hati. Tidak sangsi, mereka kangen dengan Dusun Graun yang cantik dengan kontur lembah itu.

Tetapi kangen mereka sedikit terobati sebab satu dogma. Kabarnya setiap musim dingin, lonceng yang berada di menara itu akan mengeluarkan bunyi. Walau sebenarnya lonceng dari menara itu sudah dipindah pas waktu dusun itu akan ditenggelamkan, hingga sekarang ini menara itu telah tidak berlonceng. Dogma itu masih berlangsung sampai saat ini.

  1. Castello de Venere

Ada di pucuk Gunung Erice di propinsi Trapani, Kastil Venus dibuat di atas puing-puing satu kuil. Kastil itu berawal dari era ke-2 belas dan adalah kreasi Normandia.

Dalam kastil ini, kamu bisa menyaksikan tempat suci kuno, lurusan batu kapur besar dengan lambang Habsburg, egale, sisa-sisa penjara, puing-puing kastil, dan sisa-sisa pemandian dari jaman Romawi.

Kastil itu tersambung ke tersisa pucuk dengan jembatan angkat, yang selanjutnya diganti oleh tangga yang saat ini. Fasad kastil, menghadap ke barat, dikuasai oleh merlon Ghibelline, dan dinding kompleks mengikut garis besar tebing dengan ceruk dan benjolan. Pintu masuk di terowongan rahasia bisa disaksikan, yang ada di bawah tanah berkenaan dengan bangunan yang raib dan dibawa keluar dari kastil. Pada dinding berbatu yang terjal, menghadap ke utara, satu dinding membubung, dihubungkan dengan Daedalus , terdiri dari 2 belas baris horizontal batu persegi rapi dan ditumpangkan di atas opus rectum

Tidak kalah menarik, pemandangan yang menghampar di pantai barat Sisilia dan Kepulauan Egadi, menghampar di atas laut sampai ke cakrawala.

  1. Castelmezzano

Castelmezzano ialah satu kota di propinsi Potenza, di daerah Italia Selatan Basilicata. Oleh karena itu Castelmezzano mendapatkan panggilan dusun paling indah di Italia.

Di tahun 2007 Castelmezzano diputuskan oleh majalah Anggaran Travel Arthur Frommer antara “Tempat terhebat yang tidak pernah Anda dengar”. Telegraph masukkan Castelmezzano antara daftar “19 dusun paling indah di Italia” dan di tahun 2017, membuatnya “salah satunya dusun paling mengagumkan di Italia selatan “.

Nah, itu lima tempat di Italia yang keelokannya seperti di negeri dongeng. Menurutmu mana lokasi yang sangat menarik?