Landmark Ikonik di Kota Sofia

Bulgaria adalah permata di Eropa Timur, yang disebut rumah untuk barisan pegunungan dan berbagai Landmark Ikonik yang berada di Kota Sofia.

Pegunungan Balkan, Rila, Pirin, dan Rhodope sebagai latar prima untuk beberapa kota tradisionil Bulgaria. Beberapa kota ini kaya peninggalan budaya, pegunungan yang cantik, dan surga untuk orang berjalan kaki.

Bulgaria telah dihuni beratus-ratus tahun lama waktunya, gereja-gereja kuno, dan benteng-benteng istimewa yang masih berada di semua negeri, ialah pengingat untuk cerita unik Bulgaria. Dimulai dari Romawi kuno, Kekaisaran Ottoman, sampai jadi negara demokratis saat ini.

Landmark Ikonik di Kota Sofia

Sofia adalah ibukota Bulgaria yang mempunyai narasi riwayat panjang yang susah. Salah satunya contoh yang fantastis ialah gereja yang sepanjang beberapa era pernah diubah fungsikan selaku mushola.

Baca Juga: Landmark Ikonik di Kota Sofia

Telusuri kota Sofia, pelancong akan disongsong dengan bangunan-bangunan berpenampilan arsitektur ciri khas Soviet yang memikat. Kota Sofia bukan hanya selalu mengenai riwayat, tetapi kekayaan alam yang dipunyai kota ini benar-benar mempesona.

Bangunan Khas Pada Kota Sofia

Nah untuk lebih detilnya, berikut sejumlah landmark kota Sofia yang paling iconic dan sayang untuk dilewati.

  1. Alexander Nevski Cathedral

Di ibu-kota Bulgaria, Anda harus berkunjung objek rekreasi yang dikenali selaku Landmark Ikonik Kota Sofia yakni Gereja Alexander Nevski. Nama Alexander Nevski sendiri adalah tsar atau kaisar Rusia yang sukses selamatkan Rusia dari gempuran pasukan Swedia tahun 1240 kemarin. Sekarang gereja katedral yang dibuat di tahun 1904-1912 mempunyai keserupaan dengan bangunan Haghia Sophia dan Blue Mosque yang berada di Turki.

Objek rekreasi Bulgaria ini dapat Anda cicipi dengan gratis semenjak jam 7 pagi sampai 6 sore saja. Tetapi, Anda harus tahu jika pengunjung jangan ambil video atau foto dalam bangunan ruangan gereja Ortodoks ini ya!

Baru disaksikan di luar saja bangunan St. Alexander Nevski Cathedral yang dibuat di tahun 1880-an ini telah menarik perhatian. Bisa memuat seputar 10.000 orang, St. Alexander Nevski adalah katedral paling besar ke-2 di daerah Balkan.

Langit-langit pada cungkup khusus katedral ada lukisan simbol Tuhan Yang Maha Esa. Saat itu, ruangan bawah tanahnya dipakai untuk simpan koleksi beberapa benda penting.

  1. Sofia Church

St. Sofia Church telah berdiri semenjak jaman Bizantium. Saat berkunjung St. Sofia Church pelancong bisa pusara yang umurnya lebih dari 1500 tahun.

Dahulu, saat Bulgaria ada di bawah kekuasaan Ottoman, gereja ini ialah satu mushola saat sebelum ditinggal sesudah ada musibah gempa bumi tahun 1800-an.

Sofia mempunyai riwayat yang kaya, tapi masih berjiwa muda. Pusat perkotaan yang sesak penuh dengan puing-puing, dan landmark monumental yang mengingati pengunjung dan masyarakat negara akan riwayat panjang. Tapi juga berdiri selaku kiblat untuk seni kontemporer. Anda harus pastikan lawatan ke satu dari banyak galeri atau museum kota sepanjang Anda di Sofia. Disamping itu, ada beberapa taman yang terawat secara baik dalam kota, dan tempat pendakian asli di luarnya, diantaranya Mt.Vitosh, dengan ketinggian 2000 mtr. di permukaan laut, yang tawarkan panorama mengagumkan dari danau disekelilingnya. Bila Anda berkunjung Bulgaria, Anda terang harus menyaksikan Sofia!

  1. George Rotunda

Landmark Ikonik Kota Sofia lainnya St. George Rotunda adalah bangunan gereja kuno paling tua di kota Sofia yang dibuat memakai bata merah. Dalam gereja ada lukisan dinding era tengah yang digambar oleh Ottoman waktu gereja ini diubah fungsikan selaku mushola di tahun 1600-an. Saat itu, dibagian luar ada batu-batuan ubin ciri khas Romawi dan sisa-sisa warisan Serdica Kuno.

  1. Banya Bashi Mosque

Objek rekreasi Bulgaria yang berada di kota Sofia ialah Banyak bashi Mosque. Warisan periode Ottoman Turki ini adalah salah satu mushola yang dipakai selaku tempat beribadah di Sofia. Arsitektur salah satunya mushola paling tua di Eropa ini ialah Mimar Sinan yang disebut arsitektur Blue Mosque di Istanbul. Anda dapat bertandang ke mushola sekalian nikmati waktu rileks di halaman mushola yang diperlengkapi air mancur dan taman. Janganlah lupa untuk singgah ke Centralni Sofijski Chali atau pasar tradisionil yang bersih dan rapi di muka Banya Bashi Mosque.

Bashi Mosque dibuat di tahun 1586 dengan seorang arsitek Turki namanya Mimar Sinan. Mushola yang cantik ini bisa memuat seputar 700 jemaah.

  1. Vitosha Mountain

Untuk yang menyukai berpetualang dan lakukan aktivitas melawan adrenalin, mendaki ke Vitosha Mountain adalah opsi yang tepat. Berada di barat daya Sofia, Vitosha Mountain mempunyai ketinggian lebih dari 2.200 mtr..

Langkah termudah untuk terhubung tempat ini dengan memakai gondola. Demikian sampai di pucuk Vitosha, kamu akan disongsong dengan keelokan alamnya yang memikat.

  1. Park Vrana

Park Vrana ialah tempat paling tenang di kota Sofia. Taman ini tetap jadi sisi dari halaman rumah punya bangsawan Simeon II yang adalah Tsar Bulgaria dari tahun 1943 sampai 1946.

Park Vrana cuman dibuka untuk umum tiap akhir minggu. Pengunjung dapat mengeksplor semua sisi taman seorang diri atau memakai layanan tour berpemandu. Sayang, pengunjung tidak dibolehkan masuk bangunan tempat tinggal yang istimewa.

  1. Borisova Gradina

Dibuat semenjak tahun 1880, Borisova Gradina adalah taman paling tua di kota Sofia. Pembangunannya digotong oleh Swiss Daniel Neff, Alsatian Joseph Frei, dan Georgi Dutev Bulgaria.

Borisova Gradina tawarkan tatanan letak taman yang cantik dengan situasi yang beri kesegaran. Bila bertandang kesini waktu musim panas datang, pengunjung berpeluang melihat konser musik dengan gratis, lho.

  1. National Historical Museum

National Historical Museum ini berada di sisa tempat tinggal bekas diktator Todor Zhivkov. Ukuran museum ini besar sekali dengan halaman terbuka yang luas. Mempunyai 65.000 koleksi, tetapi yang ditampilkan cuman sepuluh prosentasenya saja.

Koleksinya dimulai dari perlengkapan riset ruangan angkasa era ke-20 sampai harta karun punya Odrysians yang pernah jadi penguasa di Bulgaria saat sebelum dikalahkan oleh bangsa Romawi pada era ke-1.

  1. National Institute of Archaeology

National Institute of Archaeology ialah arkeologi museum di tengah-tengah Sofia, ibu-kota Bulgaria. Ini tempati bangunan sisa mushola Ottoman paling besar dan paling tua di kota, awalannya dikenali selaku Koca Mahmut Paşa Camii. Pembangunannya diawali di tahun 1451 di bawah kepimpinan wazir agung Veli Mahmud Pasha tetapi sebab meninggal dunianya di tahun 1474 mushola itu sudah usai di tahun 1494. Museum ini dibangun selaku substansi terpisah di tahun 1893 sesuai instruksi Museum Nasional.

Museum ini secara sah dibuka dan disahkan di tahun 1905, sebab pada waktu itu seluruh pameran arkeologi yang awalnya tersimpan di semua kota dipindah ke situ, di depan Knyaz Ferdinand dari Bulgaria dan Menteri Pencerahan Ivan Shishmanov.

Beberapa aula tambahan dan bangunan administrasi museum dibuat pada beberapa tahun selanjutnya, yang tetap memakai bangunan batu monumental mushola tua walau keadaannya sering tidak memberikan keuntungan, khususnya kelembapan pada musim panas. Museum ini mempunyai lima ruangan pameran: Balai Pusat, Prasejarah, Era Tengah, Harta Karun, dan pameran sesaat spesial. Diatur oleh Bulgarian Academy of Sciences.

Di bagian khusus bangunan berisi koleksi beberapa benda jaman prasejarah. Sedang sisi aula khusus spesial untuk beberapa barang dari peradaban classic dan tengah. Ada pula koleksi tumpukan emas Thracian yang mengagumkan.

  1. Ivan Vazov National Theatre

Bangunan Teater Nasional di Sofia usai di tahun 1907. Ini direncanakan oleh arsitek Wina F. Fellner dan H. Helmer dan dibuat di situs yang dihuni di tahun 80-an era XIX dengan susunan kayu Teater “Osnova”. Teater ini dinamakan classic – penyair dan penulis Ivan Vazov.

Untuk pembangunan teater baru, Majelis Nasional keluarkan undang-undang mengenai bagiangan dana dan Kotamadya Sofia sediakan medannya.

Bangunan ini direncanakan oleh arsitek Wina Fellner dan Helmer, yang disebut penulis beberapa lusin bangunan teater di beberapa ibukota Eropa dan beberapa kota lain.

Fasad dalam style neoklasik benar-benar mengagumkan, dengan 6 kolom yang menyokong pedimen segitiga, di mana dewa Apollo dikitari oleh renungan seni.

Di tahun 1923, bangunan itu hancur sebab kebakaran, yang cuman bertahan dari façade pusat, tapi bangunan itu dipugar di tahun 1929 oleh arsitek Jerman Martin Dülfer. Selanjutnya di tahun 1974-1976, rekonstruksi besar dari performa asli Teater Nasional dikerjakan dan perombakan signifikan pada interiornya. Bangunan itu dipugar dengan penampilan aslinya di tahun 1976.

Nah, itu landmark kota Sofia di Bulgaria yang memikat untuk didatangi. Bila ada peluang bertandang, tempat yang mana akan kalian datangi lebih dulu?

Indahnya Negara diatas Pegunungan Himalaya

Bhutan adalah sebuah negara yang mempunyai pemerintahan system kerajaan, negara yang berada diatas pegunungan Himalaya. Dengan berada di antara Wilayah Otonomi Tibet di China dengan India.

Kecuali panorama alam yang mengagumkan di negara Bhutan, citra kekal negara ini sering didatangi pengunjung. Dengan nilai budayanya dan adat yang kuat yang mengikat kerajaan dan hal tersebut membandingkannya dari negara tetangganya yang semakin besar.

Indahnya Negara diatas Pegunungan Himalaya

Bhutan ialah salah satu negara Buddhis Vajrayana di dunia, dengan tuntunan dalam adat budha masih terawat secara baik dan memberi dampak kuat dalam seluruh faktor kehidupan warga Bhutan. Sebab lingkungannya yang murni dan warga yang hidup serasi, Nagara Bhutan disebutkan “The Last Shangrila.”

Baca Juga: Imajinasi Terealisasikan di Italia

Bhutan adalah negara unik secara kultural atau lingkungan, Ada jauh di atas pegunungan Himalaya, Buhtan adalah Kerajaan Budha paling akhir yang masih ada di dunia, Sumber khusus penghasilan negara kecil ini ialah pariwisata, tenaga air dan pertanian.

Rekomendasi Tempat Wisata Yang Bagus

Thimphu adalah ibukota Bhutan yang terletak ada dibagian barat negara itu. Kota ini dikenali selaku pusat pemerintah raja dan jadi rumah untuk bermacam situs agama Buddha, biara, dan museum.

Nah, bila kamu punya niat berkunjung kota Thimphu, di bawah ini referensi beberapa tempat bagus yang harus dikunjungi. Baca ya.

  1. Trashi Chho Dzong

Trashi Chho Dzong adalah yang disebut salah satunya benteng paling besar di Bhutan, sudah dibangun pada era ke-16. Selain itu Trashi Chho Dzong satu benteng yang populer dengan gabungan warna putih-merah-emas yang unik dan atap berjenjangnya.

Posisi benteng ini ada di teritori thimphu dengan arsitektur classic Bhutan yang menarik. Bila kamu masuk ke benteng kamu dapat menyaksikan banyak lukisan dan bermacam barang unik yang paling sama dengan Buddha.

Ada festival tahunan yang dapat kamu kunjungi seperti Festival tahunan Tshechu yang diadakan tiap thaun pada hari 11-15 kalender lunar. Festival yang dipenuhi oleh tarian kedok tradisionil, dan beberapa gambar suci, dan ada banyak kembali yang dapat kamu peroleh di festival mempesona ini.

  1. Changangkha Lhakhang

Kuil Buddha Changangkha Lhakhang seringkali didatangi oleh beberapa orang-tua yang pengin memperoleh karunia atas kelahiran anak mereka. Kuil tradisionil Bhutan ini menempati seperti benteng di punggung bukit di atas pusat Thimphu yang ramai dengan rutinitas peziarah.

Changangkha Lhakhang dibangun pada era keduabelas dalam suatu situs yang diputuskan oleh Lama Phajo Drukgom Shigpo, aslinya dari Ralung di Tibet. Beberapa orangtua tiba kesini untuk memperoleh beberapa nama peruntungan untuk bayi mereka yang baru lahir atau karunia untuk beberapa anak mereka yang kecil dari dewa perlindungan Tamdrin (di samping kiri dalam tempat suci sisi dalam yang dibakar). Beberapa anak diberi berkah oleh phurba (keris ritus) dan dikasih benang suci.

Mural interior sangatlah baik. Tidak boleh pergi tanpa ada berkunjung kuil ke arah tshomen (putri duyung) di halaman tengah dan nikmati panorama cantik dari lajur kora (melingkari) di seputar kompleks. Hadirlah lebih cepat pada pagi hari, saat sebelum kelompok datang, untuk nikmati Changangkha dalam tempat paling nyaman.

  1. Tango Goemba

Tango ialah tempat tinggal Gyalse Rinpoche, yang dianggap selaku reinkarnasi ke-7 dari Gyalse Tenzin Rabgye, pendiri Taktshang Goemba. Biara asli dibangun pada era keduabelas tapi ‘orang edan yang suci’, Lama Drukpa Kunley, yang membuat gedung yang saat ini pada era ke-15. Populer sebab sisi depan meliuk yang menonjol, Tango ialah sisi dari kampus penting studi Buddhis – universitas intinya berada di lembah dan beberapa biksu bolak-balik antara ke-2 nya selama seharian.

Di tahun 1616 Zhabdrung Ngawang Namgyal berkunjung Tango dan bermeditasi di gua paling dekat, dan lhama kepala menghadiahkan untuk semua kompleks. Selaku rasa terima kasih, Zhabdrung memahat patung kayu cendana Chenresig, yang terpasangnya di biara. Sebab hubungan dengan Zhabdrung, Tango jadi lokasi yang terkenal untuk didatangi sepanjang peringatan meninggalnya di bulan April atau Mei, yang dikenali selaku Zhabdrung Kuchoe.

Demikian Anda capai goemba tiga lantai khusus, ada banyak kapel untuk didatangi, terhitung zimchung lantai 3 (rumah) dari Druk Desi ke-4, di mana Anda bisa terima karunia dari tongkatnya. Kayu-kayu di kompleks sekelilingnya dihias dengan pahatan lembut delapan sinyal peruntungan Buddha. Pekerjaan restorasi sedang berjalan di goemba, memakai material yang diangkut dari landasan lembah memakai lajur kabel kuno.

Jalan setapak dari tempat parkirkan mobil mendaki 280m dan memerlukan waktu seputar 40 menit bila Anda mengikut jalan setapak langsung yang lebih terjal, atau seputar satu jam bila Anda ambil jalan yang lebih panjang dan setahap.

  1. National Memorial Chorten

Chorten besar ini adalah landmark yang paling nampak di Thimphu, dan untuk beberapa orang Bhutan ini jadi konsentrasi beribadah setiap hari. Stupa berpenampilan Tibet ini dibuat di tahun 1974 selaku peringatan raja ke-3 , Jigme Dorji Wangchuck (1928-72). Pagi-pagi sekali ialah saat yang pas untuk bertandang, sebab beberapa orang lansia jalan-jalan sekalian bermeditasi di seputar chorten, keluarga menghidupkan lampu mentega, dan beberapa anak yang kenakan gho s dan anggap s (baju tradisionil untuk pria dan wanita) segera keluar secara cepat kora (ritus melingkari ) diperjalanan ke sekolah.

Chorten bercat putih, dengan finial emasnya yang menarik matahari, mempunyai paviliun yang digambar dengan cantik menghadap menuju mata angin, dan tampilkan mandala yang susah, patung, dan kuil yang diperuntukkan untuk raja yang terkenal. Perlakuan ini bersambung dari fajar sampai lama sesudah gelap, tapi pelancong tidak dianjurkan untuk bertandang saat malam hari untuk memberikan waktu istirahat. Saksikan barisan pengontrol waktu tua berdedikasi yang mengusung roda doa raksasa seukur ruang dari sisi pintu masuk khusus.

  1. Motithang Takin Preserve

Bila pengin saksikan secara langsung takin yang disebut hewan nasional Bhutan, karena itu pelancong harus tiba ke Motithang Takin Preserve. Semua hewan takin yang berada di sini telah dijinakkan, lho.

  1. Dechen Phodrang

Saat sebelum jadi selaku sekolah negeri, Dechen Phodrang ialah situs Thimphu Dzong yang asli. Kapel di sini dipenuhi oleh mural dan bermacam lukisan yang berumur 800 tahun.

  1. National Library of Bhutan

Perpustakaan nasional dengan arsitektur berpenampilan ciri khas Bhutan ini dibangun dengan arah untuk melestarikan teks-teks kuno.

  1. National Institute for Zorig Chusum

National Institute for Zorig Chusum tawarkan 13 tipe pelatihan yang terkait dengan seni tradisionil Bhutan. Seperti melukis furniture, thangkas atau lukisan spiritual, ukir-pahatan kayu, sulaman, pengerjaan patung, dan sebagainya. Kreasi beberapa murid yang mengikut pelatihan juga ada yang dipasarkan di sini.

  1. Akhir pekan Pasar

Diselenggarakan tiap akhir minggu di pinggir sungai Wang Chhu, Akhir pekan Pasar ialah tempat terhebat untuk pelancong pelajari mengenai budaya lokal dan pola hidup warga di tempat. Bermacam makanan dan barang kerajinan banyak juga dipasarkan di sini.

  1. Jomolhari

Jomolhari, dikenal juga selaku Chomolhari dan populer selaku “pengantin Kanchenjunga,” bersebelahan dengan Cina, Bhutan, dan Tibet. Destinasi wisata Jomolhari Track ialah track terindah dan terkenal di Bhutan. Sepanjang eksperimen, seorang bisa melihat rimba lebat, desa-desa di tempat, pucuk Himalaya yang istimewa. Wisatawan bisa nikmati panorama pegunungan yang cantik sentuh langit sebab perjalanan bawa Anda dari ketinggian 2.600m sampai 5.000m ataupun lebih tinggi.

Bermacam jenis flora dan fauna ada, dan panorama fantastis Gn yang tertutup salju. Jomolhari dari Jomolhari Basecamp di Jangothang ialah sorotan mengagumkan dari perjalanan trackking ini. Jangothang dikenal juga selaku base camp Jomolhari, dan adalah posisi di mana beberapa trackker. Selain bisa membangun kemping dan santai waktu mereka merencanakan untuk mendaki gunung.

Tingkat kesusahan pendakiannya sedang. Perjalanan dapat dikerjakan dalam 8-9 hari, bergantung kecepatan dan bermacam factor yang lain, terhitung keadaan cuaca. Warga di tempat dan wisatawan dari penjuru dunia tiba dengan gerombolan untuk alami perjalanan ke pegunungan suci ini.

Nah, itu tempat rekreasi paling indah di Thimphu, Bhutan yang penuh akan budaya dan riwayat. Tertarik untuk berkunjung semua?

Berbagai Imajinasi Terealisasikan di Italia

Italia ialah negara yang di berkahi dengan panorama mengagumkan dan kaya peninggalan seni dan budaya dan semua Imajinasi akan Terealisasikan.

Italia mempunyai bermacam keelokan alam unik yang sanggup menganakemaskan mata tiap orang.

Imajinasi Terealisasikan di Italia

Destinasi Wisata Unik Italia

Bahkan juga, beberapa salah satunya nampak benar-benar cantik seperti di negeri dongeng. Dimanapun tempatnya? Baca baik ya di bawah ini.

  1. Civita di Bagnoregio

Italia mempunyai ‘Kota Hantu’ namanya Civita di Bagnoregio. Seperti apakah kemunculannya?

Panggilan ‘kota hantu’ ini mulai terkenal sebab tiga argumen. Pertama, kota ini cuman mempunyai 10 orang warga masih. Saat restaurant dan bar tutup pada sore hari, kota ini ibarat tidak memiliki penghuni.

Baca Juga: Gagal Move on Sama Tempat Wisata di Bali

Ke-2 , terletak yang ada di atas bukit terlihat seperti mengambang. Bukit ini dibuat dari susunan batu vulkanik ciri khas Italia tengah yang tercipta sesudah letusan gunung berapi beberapa beberapa ribu tahun lalu.

Ke-3 , tidak ada sarana umum seperti kantor pos, supermarket, sekolah, atau rumah sakit. Sarana-fasilitas itu tutup beberapa dasawarsa lalu sebab erosi, gempa bumi, dan tanah longsor. Musibah alam ini selanjutnya memaksakan warga di tempat untuk lakukan relokasi ke beberapa kota seputar.

Beberapa situs yang pantas didatangi di kota ini diantaranya sisa-sisa warisan Istana Renaissance, Piazza (lapangan) tempat masyarakat pada zaman itu bergabung dan bergaul dan adalah tempat laga lari keledai, gereja kuno Etruscan, taman Maria di mana beberapa pengunjung bisa melihat panorama di atas bukit, dan gua Etruscan sebagai jalan ke arah Chapel of the Incarcerated (Kapel Penahanan).

Perjalanan ke arah kota hantu ini bisa dilakukan dengan angkutan umum, tetapi akan memerlukan waktu yang lumayan lama sebab harus bertukar beberapa model transportasi seperti kereta dan bis. Karenanya, akan semakin nyaman bila memakai mobil atau tur bis.

Untuk kita warga tropis yang kemungkinan tidak mencintai cuaca dingin, waktu terhebat untuk berkunjung kota hantu ini seharusnya pada musim semi sampai awalnya musim luruh (seputar bulan Mei – September).

  1. Rocca Calascio

Rocca Calascio awalannya dibuat selaku menara pengawas pada era kesepuluh ataupun lebih awalnya, benteng berkembang dalam ukuran dan komplikasi sepanjang waktu periode spesifik, khususnya pada era ke-14 di bawah Leonello de Acclozemora, dan keluarga Medici di akhir era ke-16. Studi sudah memperlihatkan jika itu cuman akan direncanakan, tidak seperti umumnya, untuk menampung garnisun militer, dibanding tawarkan pelindungan dan pelindungan ke warga sipil lokal (kemungkinan beberapa menerangkan kenapa itu adalah situs pertama Perlawanan Tani di 784!). Gempa bumi menghancurkan kronis benteng di tahun 1703, kemudian didiamkan pada kondisi remuk sebab tak lagi mempunyai arah vital. Bisa saja untuk memarkir lumayan dekat dengan benteng.

Seperti banyak rumah perdesaan di Abruzzo, Calascio menanggung derita Stres pada 1950-an dan 60-an, tapi dusun itu, seperti Santo Stefano, saat ini jadi sisi dari project restorasi yang mengagumkan, dengan kontribusi orang – orang Abruzzo-Shire misalkan. Ini tawarkan beberapa bar / cafe nyaman yang sediakan kopi, es cream dan semacamnya untuk mereka yang capek dari mobilisasi tenaga pendakian.

Dari dusun, jalan berkelok mengikut kaki benteng yang mengagumkan, darimanakah pemakaian batu kapur putih untuk membuat susunan (dengan batu yang semakin besar di dasarnya) bisa nampak secara jelas. Jalan setapak ini capai pucuknya di gereja sisi delapan era ke-17 Santa Maria della Pietà, peluang berisi lukisan kreasi seniman 1x warga Calascio, Teofilo Patini (gereja ditutup waktu kami bertandang). Lantas maju dan naik ke benteng tersebut.

Kombinasi batu, kapur dan cakrawala untuk memberi peluang photo yang baik sekali di sini. Sisi paling utuh dari bangunan ini disambungkan oleh jembatan menggantung kayu kekinian (tidak membahagiakan untuk mereka yang menanggung derita vertigo !), Dan dipojokkan oleh empat menara silinder, yang darinya orang bisa mengikut semuanya yang berlangsung di seputar lembah Navelli dan daratan Campo Imperatore.

  1. Reschensee

Danau Reschensee atau yang disebutkan Danau Resia adalah salah satunya danau terunik di dunia. Yang membuat unik ialah ada menara lonceng yang berdiri dan nampak mengapung di tengah-tengah danau itu.

Tidak dengan menyengaja dibuat di tengah-tengah danau, menara lonceng itu dahulunya ialah sisi dari satu kota yang berada pas di mana danau Reschensee saat ini ada.

Ceritanya berawal di tahun 1939, saat perusahaan listrik Montecatini umumkan gagasan untuk membuat satu danau bikinan sedalam 70 kaki. Satu bendungan besar harus dibuat untuk manfaatkan kemampuan alam yang akan dipakai untuk membangun satu pembangkit listrik. Namun, dalam penerapan project itu karena itu satu dusun yang ada di lembah pegunungan Alpen harus terpaksa ditenggelamkam. Dusun itu ialah Graun.

Pembangunan bendungan itu diawali di tahun 1940. Tidak satu orangpun warga di tempat yang sepakat dengan pembangunan danau. Mereka tidak mau kehilangan rumah, tempat perkebunan, dan ternak. Tanah kelahiran dan tempat mengadu nasib yang sejauh ini mereka tinggali harus mereka meninggalkan.

Tetapi project pembangunan bendungan masih berjalan, bahkan juga meskipun Perang Dunia II pernah menggagalkan project ini. Semua masyarakat dusun harus terpaksa tinggalkan rumah mereka, sebab project ini juga telah disepakati oleh pemerintahan.

Saat ini, persisnya lebih dari 1/2 era selanjutnya, tempat ini jadi tujuan rekreasi. Waktu air membeku pada musim dingin, pelancong dapat mengunjungi menara di tengah-tengah danau ini dengan berjalan kaki.

Mereka yang tempat tinggalnya terbenam di danau ini juga masih simpan ngilu di hati. Tidak sangsi, mereka kangen dengan Dusun Graun yang cantik dengan kontur lembah itu.

Tetapi kangen mereka sedikit terobati sebab satu dogma. Kabarnya setiap musim dingin, lonceng yang berada di menara itu akan mengeluarkan bunyi. Walau sebenarnya lonceng dari menara itu sudah dipindah pas waktu dusun itu akan ditenggelamkan, hingga sekarang ini menara itu telah tidak berlonceng. Dogma itu masih berlangsung sampai saat ini.

  1. Castello de Venere

Ada di pucuk Gunung Erice di propinsi Trapani, Kastil Venus dibuat di atas puing-puing satu kuil. Kastil itu berawal dari era ke-2 belas dan adalah kreasi Normandia.

Dalam kastil ini, kamu bisa menyaksikan tempat suci kuno, lurusan batu kapur besar dengan lambang Habsburg, egale, sisa-sisa penjara, puing-puing kastil, dan sisa-sisa pemandian dari jaman Romawi.

Kastil itu tersambung ke tersisa pucuk dengan jembatan angkat, yang selanjutnya diganti oleh tangga yang saat ini. Fasad kastil, menghadap ke barat, dikuasai oleh merlon Ghibelline, dan dinding kompleks mengikut garis besar tebing dengan ceruk dan benjolan. Pintu masuk di terowongan rahasia bisa disaksikan, yang ada di bawah tanah berkenaan dengan bangunan yang raib dan dibawa keluar dari kastil. Pada dinding berbatu yang terjal, menghadap ke utara, satu dinding membubung, dihubungkan dengan Daedalus , terdiri dari 2 belas baris horizontal batu persegi rapi dan ditumpangkan di atas opus rectum

Tidak kalah menarik, pemandangan yang menghampar di pantai barat Sisilia dan Kepulauan Egadi, menghampar di atas laut sampai ke cakrawala.

  1. Castelmezzano

Castelmezzano ialah satu kota di propinsi Potenza, di daerah Italia Selatan Basilicata. Oleh karena itu Castelmezzano mendapatkan panggilan dusun paling indah di Italia.

Di tahun 2007 Castelmezzano diputuskan oleh majalah Anggaran Travel Arthur Frommer antara “Tempat terhebat yang tidak pernah Anda dengar”. Telegraph masukkan Castelmezzano antara daftar “19 dusun paling indah di Italia” dan di tahun 2017, membuatnya “salah satunya dusun paling mengagumkan di Italia selatan “.

Nah, itu lima tempat di Italia yang keelokannya seperti di negeri dongeng. Menurutmu mana lokasi yang sangat menarik?

Busan Merubah Pikiran Wisatawan yang Ingin ke Seoul

Bila bertandang ke Korea Selatan, rasanya ibu-kota Seoul ialah tujuan harus. namun Busan mempunyai bermacam lokasi Merubah Pikiran Wisatawan. Bahkan juga sekarang ini, banyak sekali wisatawan yang cari info akan tempat rekreasi di Busan, selaku pendamping travelling mereka di negeri asal musik K-Pop itu.

Benar-benar dibanding dengan Seoul, Busan kalah terkenal. Tapi kota yang berada di daerah tenggara Korsel ini ialah kota paling besar ke-2 hingga sah dipanggil selaku kota metropolitan Busan.

Busan Merubah Pikiran Wisatawan

Dengan komunitas tembus 3,5 juta jiwa, Busan sekarang terdiri jadi 16 area yang makin membuat kuat selaku salah satunya pusat ekonomi, budaya dan kebudayaan Korsel.

Kesuksesannya gelombang musik K-Pop dan sinetron Korea yang disayangi warga global ternyata ikut membuat nama Busan Terkenal.

Baca Juga: Bandung Bak Lautan Manusia Saat liburan

Untuk itu bila Anda telah mempunyai gagasan ke Korsel, sebaiknya tahu daftar referensi tempat rekreasi di Busan di bawah ini.

Destinasi Wisata Di Busan

Agar Anda ketahui jika keelokan rekreasi Korea Selatan bukan hanya dapat diketemukan di Seoul dan pulau Jeju saja namun Busan Merubah Pikiran Wisatawan.

  1. Oryukdo Skywalk

Pencinta adrenalin harus singgah ke Oryukdo Skywalk, 137 Oryuk-doro, Nam-gu, Busan, Korea Selatan. Mengusung topik “Berjalan di Atas Langit,” kamu dapat menjejaki jembatan kaca yang ada pas di atas laut di sini.

Bila Anda fans film HAEUNDAE, tidak asing dengan Oryukdo Skywalk yang digunakan untuk shooting. Ada di area Nam, Anda akan dibawa mengetes keberanian dengan berjalan di atas skywalk terbuka yang di bawahnya ialah lautan terlepas setinggi 35 mtr.. Tidak perlu bayar bila pengin masuk di Oryukdo Skywalk, namun tiap hari pengunjung terbatasi 120 orang.

  1. Kuil Haedong Yonggung

Tidak hanya panorama Kota Busan yang pantas dapat acungan jempol, rekreasi sejarahnya menarik. Kamu dapat singgah ke Kuil Haedong Yonggung yang ada di Gijang, Busan, Korea Selatan.

Kuil Buddha ini berada di tebing tempat Gijang-gun yang telah berdiri semenjak tahun 1376. Kuil Haedong Yonggungsa adalah salah satunya tempat rekreasi di Busan yang terkenal sebab keelokan arsitekturnya.

Sebab terletak di atas tebing dan udara laut yang cukup kuat, dianjurkan supaya Anda memakai baju hangat agar tidak masuk angin. Kecuali bangunan arsitekturnya yang elok, penglihatan Anda akan dimanja dengan keelokan laut terlepas merasa bak keelokan negeri dongeng.

Daya magnet itu membuat kuil ini demikian ramai didatangi pelancong, khususnya waktu hari liburan. Jika kesini, gunakan baju yang santun ya, sebab bagaimana juga kuil adalah tempat beribadah.

  1. Pantai Haeundae

Populer akan lautnya, karena itu tidaklah aneh bila pantai jadi salah satunya arah khusus beberapa pelancong baik lokal atau asing dan bertambah lebih ramai saat musim panas datang. Pantai Haeundae adalah salah satunya pantai favorite di kota Busan. Tidak cuman luas, kebersihan pantai ini benar-benar terbangun. Sejauh 1,5 km pesisir pantai Haeundae terhampar di samping timur area Haeundae, Busan.

Salah satunya pantai terhebat di Korea Selatan, Pantai Haeundae, rupanya kerap jadi posisi shooting sinetron, lho. Panoramanya benar-benar cantik.

Pantai ini aman untuk berenang walau tidak begitu agak miring. Anda bisa juga memancing dan berjemur pada musim panas. Disamping itu sarana tersedia banyak, seperti shower, ruangan tukar dan ada banyak kembali. Tidak sekedar hanya lokasi untuk berlibur, pantai ini kerap jadi posisi bermacam aktivitas dan festival budaya tahunan.

  1. Gamcheon Culture Village

Gamcheon Culture Village atau Dusun Gamcheon ini diperuntukkan untuk kesenian. Sekilas disaksikan, serupa dengan kota Cinque Terre di Italia, kan? Tidak sampai disana saja, dusun ini terlihat seperti galeri seni sebab di sejumlah tembok ada hiasan-hiasan dari bermacam pernak-pernik yang ditempel.

Kepentingan spot photo tidak perlu disangsikan kembali. Tiap pojok benar-benar memberikan dukungan dan menyediakan keelokan tertentu untuk penuhi galeri photo Anda. Disamping itu, Anda bisa juga beli bermacam souvenir elok dan jajanan yang sedap di tepian jalan dusun Gamcheon.

Demikian menggemaskan, aestetik, dan Instagramable sekali. Gamcheon Culture Village bahkan juga dikatakan sebagai Santorininya Korea Selatan, sebab bangunan warna-warninya yang nampak bertumpukan.

  1. Taman Taejongdae

Posisinya ada di daerah Yeongdo-gu, Busan, Korea Selatan. Ada pada ketinggian, kamu dapat melihat pantai berbatu yang cantik. Selain itu beberapa pohon-pohon hijau dan teduh yang akan kamu dapatkan sepanjang ke arah pucuknya.

Ada tulisan dengan memakai bahasa Korea dan Inggris di atas tebing ini, persisnya di patung yang berupa ibu yang lagi menggendong anak, “Untuk kalian yang pengin bunuh diri dengan melonjak dari tebing ini, ingat-ingatlah kasih sayang ibu yang sudah memperbesar kalian.” Ingat tingginya tingkat bunuh diri di Korea Selatan, karena itu Anda akan mendapati spot-spot pesan pengingat yang sama dalam tempat lain.

Di taman ini, Anda dapat nikmati keelokan laut terbuka ujung selatan pulau Yeongdo. Tidak cuman menyediakan panorama yang alami, di taman ini disiapkan observation deck yang terbagi dalam 3 lantai dan bagus sekali bila jadi selaku spot photo. Kecuali Observatorium Taejongdae, di sini ada Mercusuar Yeongdo. Bahkan juga taman Taejongdae ini kerap dipakai selaku posisi shooting loh! Apa Anda mengenali judul filmnya?

  1. Busan Tower

Ada di teritori Jung-gu, Busan, Korea Selatan, mampirlah ke Busan Tower. Janganlah lupa beli ticket untuk naik ke pucuk ya.

Menyaksikan cantiknya Kota Busan dari ketinggian 69 mtr. di permukaan laut tentu akan menjadi pengalaman yang tidak terlewatkan. Apa lagi jika singgah ke situ cocok matahari terbenam, kebayang tidak cantiknya mega oranye di langit?

  1. Pantai Gwangalli

Pantai Gwangalli menyajikan panorama istimewa dari Jembatan Gwangan. Jembatan itu dapat kamu tonton sekalian biarkan ombak menggulung punggung kakimu.

Panjang pantai ini adalah 1,4 km dan benar-benar populer dengan airnya yang jernih. Untuk nikmati keelokan pantai ini, Anda bisa juga sekalian nikmati makanan di kafe dan restaurant yang berada di seputar pantai. Kecuali makanan, disitu banyak juga jual beberapa barang mode dengan merek yang populer di teritori pantai ini.

Bila biasanya pantai jadi tempat pujaan beberapa pencarian sunset, karena itu di pantai Gwanglli ini cukup populer dengan keelokannya pada malam hari. Gabungan keelokan alam dan terlibat manusianya membuat daya magnet tertentu untuk pelancong. Sinar lampu Jembatan Gwangan yang menghampar di tengah-tengah lautan terlihat demikian elok.

  1. Gunung Hwangnyeong

Gunung Hwangnyeong menjadi tujuan favorite beberapa wisatawan. Kamu dapat nikmati pemandangan Busan dari ketinggian. Semakin tinggi dari Busan Tower, nih.

Kedap-kedip lampu kota dapat kamu tonton secara jelas dari Gunung Hwangnyeong. April jadi waktu terhebat mendatanginya, sebab bunga azalea akan bermekaran cantik.

  1. Jagalchi Pasar

Anda pencinta seafood? Pasar Jagalchi yang disebut pasar ikan paling besar di Busan ini janganlah sampai Anda terlewat! Memanglah bukan termasuk tempat rekreasi, namun saat Anda liburan, rekreasi kulineran kadang dibutuhkan, kan?

Bahkan juga dapat jadi pilihan untuk beli oleh-olehan. Di sini ada bermacam tipe ikan, baik ikan fresh sampai olahan siap makan. Kecuali ikan, kerang, udang, cumi-cumi, kepiting ada di sini.

  1. Jembatan Gwangan

Jembatan Gwangan atau Gwangandaegyo adalah jembatan sebagai simbol dari kota Busan dan adalah jembatan menggantung paling besar di Korea Selatan. Panjang dari jembatan ini adalah 7.420 mtr.. Diperlengkapi dengan penerangan lampu yang cantik pada malam hari, panorama ini jadikan daya magnet tertentu untuk pelancong.

Tidak cuman jembatannya yang cantik, panorama di seputar jembatan ini juga tidak kalah menarik.

Menyaksikan pembahasan daftar arah rekreasi di Busan, tersingkap jika kota kelahiran artis ganteng Gong Yoo ini demikian memikat. Untuk itu bila Anda berpeluang datan ke Busan, janganlah lupa untuk bertandang ke salah satunya tujuan rekreasi itu. Karena pada intinya, keelokan Korea Selatan dipertunjukkan dengan jelas oleh Busan.

Bosen dengan Pameran Patung Es? Coba Kesini

Festival musim dingin di beberapa negara umumnya akan ada berbagai pameran, tidak selalu pameran patung es lho! Selaku contoh Austria, yang memiliki festival unik namanya Snowbombing.

Bosen dengan Pameran Patung Es

Festival ini cuman bisa dituruti oleh pengunjung berumur 21 ke atas.

Berada di kota ski Mayrhofen, Snowbombing seperti acara pesta musik yang digerakkan oleh disc jokey (DJ). Tidak cuman musik, pengunjung dapat lakukan aktivitas hebat yang lain seperti ambil tambang bersama barisan sampai kuliner.

Baca Juga: Bandung Bak Lautan Manusia Saat liburan

Musim dingin tidak hanya pameran patung es atau Snowbombing saja. Berikut ada bermacam festival musim dingin luar negeri yang serunya perlu kamu kenali!

  • Stonehaven Fireball

Stonehaven Fireball adalah festival musim dingin yang terkenal di Britania Raya. Beberapa peserta berkeliling-keliling kota dengan menenteng bola api, yang mereka lenggak-lenggokan sepanjang festival berjalan. Festival ini diadakan tiap tanggal 31 Desember, start pukul tujuh malam.

  • Busojaras

Berjalan sepanjang enam hari, festival ini memperlihatkan bermacam atraksi, dimulai dari musik sampai kontes baju.

  • Winterlude

Festival Winterlude manfaatkan perairan Saluran Rideau di Ottawa yang sudah membeku. Berjalan di akhir Januari sampai tengah Februari, festival gratis ini kerap digunakan pengunjung untuk bermain skating sampai nikmati live music.

  • Hirosaki Castle Yuki-doro Matsuri

Hirosaki Castle Yuki-doro Matsuri ialah festival lentera yang berada di halaman Istana Hirosaki, Jepang. Bukan diterbangkan, lentera dibikin dari salju yang ditempatkan satu lampu atau lilin. Festival ini berjalan di bulan Februari.

  • Everland Lighting Festival

Terhitung ada lima lighting festival di Korea Selatan, diantaranya ialah Everland Lighting Festival. Taman selingan ini disihir dengan berbagai dekor lampu yang menghasi bangunan sampai taman. Festival yang berjalan sepanjang musim dingin, ini disemarakkan juga oleh kembang api.

  • Maslenitsa Festival

Berkeliling-keliling kota memakai baju tradisionil sambil mainkan alat musik, membakar boneka jerami, sampai nikmati pancake secara gratis, sama sekali dengan Maslenitsa Festival di Rusia. Festival ini dapat ditemui di akhir Februari sampai awalnya Maret, yang mengisyaratkan selekasnya usainya musim dingin.

  • Snow Bike Festival

Snow Bike Festival diadakan oleh satu moment organizer di Swiss sepanjang musim dingin berjalan. Festival ini ajak beberapa peserta bermain sampai balap sepeda sepanjang musim dingin, dengan jalur naik sepeda yang lewat bukit sampai pegunungan.

  • Tomorrowland Winter

Tidak jauh berbeda dengan Snowbombing, Tomorrowland Winter adalah festival dance dan musik yang berjalan sepanjang satu minggu di kota ski Alpe d’Huez, Prancis. Festival ini ramai dituruti oleh orang dewasa.

  • Dutch New Year Dive

Habis rayakan malam penggantian tahun, pada hari selanjutnya warga Belanda direpotkan dengan Dutch New Year Dive. Festival itu disemarakkan dengan berenang di dinginnya air pantai pada musim dingin.

  • Venetian Festival Masks

Venetian Festival Masks berjalan di akhir Januari sampai tengah Februari. Beberapa peserta festival ini berdandan memakai masker dan baju unik yang memiliki banyak dekor. Kehadiran mereka gampang ditemui di dekat saluran Kota Venesia, Italia.

Tidak tahukah anda, jika kota Budapest mempunyai festival-festival yang sangat menarik pada musim dingin. Ada bermacam lokasi yang jadi selaku festival musim dingin oleh kota Budapest ini. Seperti judul di atas, di mana kami akan membahas mengenai Festival Musim Dingin Di Budapest, Hongaria yang paling terhebat dan harus dijumpai oleh anda. Seperti apakah festival itu?

  • Festival Anggur dan Keju Baru

Festival yang satu jadi salah satunya festival yang cukup dikenali oleh beberapa orang, kemungkinan ini sebab baru dan festival ini berlangsung di tahun paling akhir.

Walau negara yang ini tidak demikian populer dengan keju yang dibuatnya. Tetapi, Hongaria masih mempunyai peluang hingga mereka memakai peluangnya untuk memperlihatkan bermacam anggur yang dipunyainya.

Ketidaksamaan di sini kita dapat menyaksikannya jika beberapa nama yang tidak paling populer dengan performanya. Memberi peluang ke perkebunan anggur yang makin kecil untuk membenahi nama mereka jadi diri kita.

  • Pameran Natal Dari Basilika

Pameran natal menjadi ciri khas untuk semua negara Eropa. Dengan pameran natal dibuat sekitar tengah bulan November, tetapi sayang pameran natal tidak berjalan secara lancar sampai bulan Desember. Budapest nampak sedikit berlainan karena pasarnya telah menyebar di beberapa kota, seperti kota khusus yaitu Vorosmarty Square dan di luar Basilika St Stephen.

Bahkan juga mereka menyortir sekitar Wurts dan unik Jerman. Dengan begitu beberapa barang yang dipunyai oleh Hongaria bertambah lebih tradisionil, misalkan hidangan yang eklusif seperti Kurtoskalacs atau adonan goreng Langos dan beberapa roti yang manis dan perlahan akan diolah dengan di atas api.

Disamping itu ada juga bermacam beberapa barang yang sudah dibikin oleh tangan sendiri, diantaranya perhiasan dan baju dan ornament dan cenderamata yang rapi. Bahkan juga ada pula acara musik, tempat seluncuran es yang paling besar di Eropa dan lokakarya kerajinan. Dengan demikian ini akan membuat lebih dari cukup buat menganakemaskan diri pada Natal yang berada di Budapest.

  • Farsang

Pada tanggal 6 Januari di mana ini adalah aktivitas untuk buang tiap pohon natal, Farsang adalah masa masquerade yang penuh warna bersama acara pesta makanan yang sedap. Bila kita translate dari bahasa Inggris Farsang mempunyai makna yakni karnaval, Farsang mengidentifikasi akhirnya masa natal untuk masyarakat Budapest, Hongaria.

Farsang adalah Festival yang sedikit arti di mana pada musim dingin mereka harus bertani. Menjadi ambil sisi dari Farsang harus mengikut dua faktor yakni Torkos Csutortok dan Busojaras. Untuk yang pertama di mana beberapa restaurant akan tawarkan 50% di tiap sajiannya. Sesaat Busojaras di mana ini membuat beberapa orang memakai wol domba dan kedok kayu yang menakutkan tetapi aneh.

  • Festival Mangalica

Mangalica bisa dieja dengan panggilan mahn-gah-leet-sah adalah tipe babi yang unik untuk Hongaria dan pada hal yang sesungguhnya hampir musnah. Oleh karenanya, pemerintahan di tempat akan membuat perlindungan dengan ketat pada pembibitannya dan pastikan dengan hasil terhebat dari hewan-hewan itu.

Oleh karena itu ini bisa menjadi festival musim dingin yang sangat menarik dengan beberapa produk dari mangalic. Disamping itu mereka sediakan konser musik yang bagus dan langsung diselenggarakan pada tempat itu. Dengan begitu festival musim dingin ini bertambah lebih detil.

  • Flavors Of Hongaria Gastro Fair

Berjalan di akhir November sampai Desember, pada bahasa Hongaria Gastro Fair dapat dinamai Kezmuves Magyar Izek Vasara. Sedang secara harafiah dapat disimpulkan selaku handcrafted Hungarian taste fair yang disebut opsi terhebat untuk mereka yang pengin benar-benar untuk memperoleh beberapa bahan yang spesial dengan rasa makan Hongaria.

Lebih dari 150 yang supplier di beberapa negara yang ada di semua dunia, mereka sediakan bermacam opsi yang terhebat dalam tempat itu. Biasanya opsi yang spesial, umumnya seperti selai dan madu sampai bermacam rasa yang terhebat. Dengan demikian festival musim dingin ini dapat dicicipi dengan makanan, misalkan kolbasz sosis, anggur dan palinka atau brendi buah lokal.

  • Festival Ikan Budapest

Meskipun festival yang ini kedengar lebih aneh bila dirayakan, tetapi masyarakat Hongaria tidak membuat argumen untuk cari makanan, walau harus keluar dengan kondisi yang lagi musim dingin. Nah makanan yang sedap itu akan membuat mereka bertambah lebih hangat, sebab makanan itu harus diatur lebih dulu.

Kemungkinan Festival yang ini adalah festival yang paling akhir dari Hongaria saat sebelum menukar musim yang baru. Namun saja Festival Ikan Budapest adalah salah festival yang bisa dicicipi oleh beberapa orang, baik itu wisatawan atau orang di tempat. Festival ini menyajikan ikan yang sedap hingga membuat musim dingin bertambah lebih menghangatkan dan nikmat.

Itu barusan bermacam jenis festival musim dingin dari bermacam negara yang perlu kamu kenali. Tidak selalu pameran patung es, kan? Berita susahnya, beberapa festival di atas ada yang ditiadakan tahun ini sebab wabah yang tidak juga lebih baik. Mudah-mudahan bumi segera pulih, ya.